Jumat, 18 September 2015

Tidak ada komentar:
Pengertian Kurban & Aqiqah


A. Ibadah Kurban / Qurban


Ibadah kurban adalah suatu aktifitas penyembelihan / menyembelih hewan ternak yang dilakukan pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah atau disebut juga hari tasyrik / hari raya haji / lebaran haji / lebaran kurban / Idul Adha dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT.

Hukum ibadah kurban / qurban adalah sunat muakkad atau sunah yang penting untuk dikerjakan. Waktu pelaksanaan acara qurban adalah dari mulai matahari sejarak tombak setelah sholat idul adha tanggal 10 bulan haji sampai dengan matahari terbenam pada tanggal 13 bulan haji.

Hewan ternak yang boleh dijadikan hewan qurban / kurban :
- Kambing biasa dengan umur lebih dari dua tahun
- Biri-biri atau domba dengan umur lebih dari satu tahun atau pernah ganti gigi.
- Kerbau / Kebo / Sapi dengan umur lebih dari dua tahun
- Unta dengan umur lebih dari lima tahun

Syarat-syarat sah pemilihan hewan kurban yang boleh menjadi qurban :
- Badannya tidak kurus kering
- Tidak sedang hamil atau habis melahirkan anak
- Kaki sehat tidak pincang
- Mata sehat tidak buta / pice / cacat lainnya
- Berbadan sehat walafiat
- Kuping / daun telinga tidak terpotong

B. Ibadah Aqiqah / Akikah

Akikah adalah suatu kegiatan penyembelihan / menyembelih hewan ternak sebagai tanda rasa syukur kepada Allah SWT karena mendapatkan anak laki-laki maupun perempuan (habis lahiran). Hukum pelaksanaan acara aqiqah adalah sunah / sunat bagi orang tua atau wali anak bayi yang baru lahir tersebut. Akikah dilakukan pada hari ke-tujuh setelah kelahiran anak. Apabila belum mampu di hari ketujuh, di hari setelahnya juga tidak apa-apa.

Jumlah hewan ternak untuk akikah berjumlah dua ekor kambing untuk anak laki-laki / pria dan satu ekor kambing untuk anak perempuan / wanita. Apabila hanya mampu menyembelih satu ekor kambing untuk anak laki-laki tidak apa-apa yang penting ikhlas dan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Hewan yang dijadikan akikah adalah sama dengan hewan untuk kurban dalam hal persyaratannya.

aqiqah memiliki tujuan untuk meningkatkan jiwa sosial dan tolong-menolong sesama tetangga di lingkungan sekitar, menanamkan jiwa keagamaaan pada anak, sebagai tanda syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat dan rejeki yang diberikan kepada kita selama ini.

Semoga Bermanfaat Bagi Antum Sekalian....
Tidak ada komentar:
Mari Kita Bersholawat Kepada Nabi Muhammad SAW


Shalawat adalah doa yang ditujukan pada Rasulullah Saw sebagai bukti rasa cinta dan hormat kita kepadanya, yaitu umatnya.
Ia juga doa dari para malaikat, bahkan Allah SWT memerintahkan malaikat untuk mendoakan mereka yang bershalawat, sebagaimana yang terkandung dalam firman-Nya pada Surat AI-Ahzab ayat 56. 
pengertian shalawat, ayat shalawat, shalawat nabi, arti shalawat nabi

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab [33]: 56).

Shalawat dari Allah SWT berarti memberi rahmat baginya. Shalawat dari malaikat berarti memohon ampunan (istighfar) baginya, dan shalawat dari orang mukmin berarti doa agar diberi rahmat seperti dengan perkataan, Allahmuma sholli 'ala Sayyidina Muhammad yang berarti "Ya Allah, limpahkan- lah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad saw." 

Hanya shalawat, ibadah yang Allah SWT sendiri juga melakukannya. Jika Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk shalat atau berhaji, Allah SWT tidak menjalankannya. Berbeda dengan shalawat. Shalawat sedemikian dahsyatnya hingga Allah SWT menjalankannya sendiri, dan memerintahkan malaikat dan manusia untuk bershalawat kepada Rasulullah saw.
"...Kelak di hari kiamat, seluruh manusia akan menghadap pada Rasulullah Saw sambil berucap, 'Dengan kemuliaanmu Muhammad, selamatkan aku dari siksa-Nya.' Saat itu, hanya syafaat Rasulullah Saw yang dapat menyelamatkan kita dari siksa-Nya..."
Shalawat adalah jalinan hembusan Rasulullah Saw kepada Allah SWT dan rasa terima kasih kita pada Rasulullah Saw. Semakin banyak kita bershalawat, maka semakin bertambah cinta kita kepadanya, dan Allah SWT pun akan mencintai kita. 

Dalam hadits riwayat Ibnu Majah dan Thabrani, Rasulullah Saw bersabda:
shalawat nabi, hadits shalawat,arti shalawat, makna shalawat
 “Kalau seseorang bershalawat kepadaku, malaikat juga akan mendoakan keselamatan yang sama baginya. Untuk itu, bershalawatlah, meski sedikit atau banyak." 

Shalawat adalah ungkapan rasa terima kasih kita pada Rasulullah Saw atas segala jasa dan pengorbanannya yang telah menuntun kita ke jalan yang benar. Ia pengingat akan keistimewaannya dalam setiap langkah dalam kehidupan ini, sekaligus rasa syukur kita pada Allah SWT.

Kelak di hari kiamat, seluruh manusia akan menghadap pada Rasulullah Saw sambil berucap, "Dengan kemuliaanmu Muhammad, selamatkan aku dari siksa-Nya." Saat itu, hanya syafaat Rasulullah Saw yang dapat menyelamatkan kita dari siksa-Nya. Syafaat yang merupakan bantuan Rasulullah Muhammad Saw dengan izin Allah SWT yang dapat meringankan, bahkan menghapus semua dosa kita. 

Lalu, siapa lagi yang menjadi rahmat bagi seluruh alam ini selain Nabi Muhammad saw? Sebagaimana firman-Nya yang terkandung dalam surat Al-Anbiya' ayat 107."Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS Al-Anbiya' [21]: 107). Sumber: Buku Mukjizat Shalawat.

SEMOGA DAPAT MENAMBAH KECINTAAN KITA KEPADA NABI MUHAMMAD SAW AAMIIN....
Tidak ada komentar:
QANA'AH & TASAMUH


            1.  Pengertian Qona’ah 
Qana’ah menurut bahasa artinya menerima, merasa puas, atau senang hati. Sedangkan menurut istilahnya, qona’ah artinya sebagai sikap rida atas ketentuan Allah dalam menghadapi kenyataan hidup dan tidak mudah putus asa.
Bersikap qanaah bukan berarti bertindak apatis (putus asa) dalam mencari rezeki Allah. kita harus tetap mencarinya dengan cara-cara yang halal sesuai kemampuan kita. Namun, apapun hasil usaha kita, haruslah diterima dengan lapang dada seraya berserah diri kepada Allah SWT.

Cara membiasakan sikap Qona’ah
1. Selalu mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah SWT.
2. Hindari sifat tamak
3. Tidak mudah berputus asa dan selalu bekerja keras
4. Selalu berbaik seangka kepada Allah SWT

Contoh sikap Qona’ah
a)   Mensyukuri setap nikmat yang diberikan Allah swt.
b)  Tidak merasa iri atas keberhasilan orang lain
c)   Berfikir positif dalam menerima ujian dan cobaan dari Allah swt.
d)   Dapat hidup sesuai dengan kebutuhan
e)   Tidak mudah putus asa

Qanaah mengandung 5 perkara:
1)       Menerima dengan rela akan apa yang ada.
2)       Memohonkan kepada Tuhan tambahan yang pantas, dan berusaha.
3)       Menerima dengan sabar akan ketentuan Tuhan.
4)       Bertawakal kepada Allah
5)       Tidak tertarik oleh tipu daya dunia.

Fungsi qana’ah dalam kehidupan sehari-hari:
1 Mendorong agar seorang muslim berjiwa besar
2 Mendorong agar seorang muslim menjauhkan diri dari sifat rakus
3 Mendorong agar lebih rajin serta gigih berusaha dengan cara yang baik dan benar
4 Mendorong untuk menimbulkan tawakkal kepada allah swt atas semua kudrat dan iradat-Nya
5 Meningkatkan iman kepada allah swt

Hikmah Qona’ah
1 Hatinya tenang dan tenteram
2 Hatinya selalu riang gembira dengan apa yang dimilikinya
3 Merasa berkecukupan sehingga selalu bersyukur kepada Allah swt.
4 Selalu berlapang dada dan tidak putus asa .
5 Terhindar dari sifat tamak

Ciri-ciri orang Qona’ah
1. Bersikap tenang dan tenteram dalam hidupnya.
2. Tidak berbuat serakah dan tamak terhadap harta benda.
3. Dijauhkan dari sifat hasud atau iri hati dan dengki terhadap orang lain.
4. Bersikap hemat dan tidak pelit terhadap harta yang dimilikinya.
5. Menjauhkan diri dari perbuatan suka meminta-minta.
6. Suka berbuat amal kebajikan dan mensyukuri semua nikmat yang diterima.

         2.  Perngertian Tasamuh
Secara bahasa tasamuh artinya toleransi, tenggang rasa atau saling menghormati terhadap hak atau kepentingan orang lain. Sedangkan secara istilah tasamuh adalah satu sikap yang senantiasa saling menghormati dan menghargai sesama manusia.

Tasamuh yang juga seriang disebut toleransi dalam ajaran Islam adalah toleransi sosial kemasyarakatan, bukan toleransi di bidang aqidah keimanan. Dalam bidang aqidah keimanan, seorang muslim meyakini bahwa
 islam satu-satunya agama yang benar yang diridhoi Allah SWt.

Ciri-ciri orang yang mempunyai sifat tasamuh:
1. Suka memberi kepada orang lain
2. Tidak takut miskin karena suka memberi kepada orang lain
3. Tidak pernah meminta kepada orang lain
4. Sangat memperhatikan kebutuhan orang lain

Contoh perilaku Tasamuh
1)  Tidak memaksakan kepada orang lain , terutama dalam hal memilih agama
2)  Tetap bergaul atau bersikap baik dengan orang-orang non dalam hal duniawi
3)  Lapang dada dalam menerima setiap perbedaan
4)  Tidak boleh mencela atau memaki sesembahan orang lain

Fungsi Tasamuh
1.  Mempererat persatuan dan kesatuan serta persaudaraan di antara manusia
2.  Meningkatkan derajat manusia , baik di hadapan orang lain ataupun di hadapan Allah swt.
3.  Meringankan beban penderitaan orang lain
4.  Menjaga dan menghormati kewajiban dan hak orang lain
5.  Menumbuhkan sikap bertanggungjawab terhadap kehidupan di lingkungan masyarakat
6.  Menjaga norma-norma agama , sosial , dan adat istiadat
7.  Menghilangkan kebencian , dendam , dan permusuhan
8.  Menciptakan rasa aman , tenang , damai , dan keserasian dalam masyarakat

Semoga BERKAH lagi BERMANFAAT Aamiin.....
 
back to top